Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh.{QS Al-Hajj 22:27}

Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.{QS Ali Imran 3:97}

Haji (Tinjauan Analisis)

Secara umum Haji adalah Ibadah dengan cara sengaja datang ke Mekah, mengunjungi Ka'bah dan tempat-tempat lainnya untuk melakukan serangkaian ibadah dengan syarat-syarat yang telah ditetapkan. Namun rangkaian ibadah haji mengandung sejumlah makna diantaranya:
  • Haji adalah sejumlah simbol yang terbentuk dari berbagai amalan. Simbol penyerahan manusia kepada Allah, jika telah sampai perintah Allah kepadanya melalui Rasul-Nya. Karena itu dalam melaksanakan perintah-Nya ia tidak melihat lagi hikmah dan maknanya. Thawaf, wuquf, sai, mencukur rambut dan amalan haji lainnya merupakan simbol penyerahan tanpa syarat manusia muslim kepada perintah Allah. Haji adalah simbol kesinambungan umat ini dengan bapaknya, Ibrahim as. karena kita menghidupkan syiar-syiarnya dan berthawaf di 'rumah' yang dibangunnya. Haji adalah simbol persatuan umat Islam, tanpa memandang ras, warna kulit dan kebangsaan. Karena dasar persatuan kaum muslimin adalah aqidah, agama, dan syariat Islam.

  • Haji adalah manifestasi prinsip-prinsip Islam. Manifestasi ukhuwah Islamiyah, di mana manusia merasakan secara nyata bahwa ia adalah saudara bagi setiap muslim di dunia. Manifestasi persamaan antar bangsa dan suku, apabila telah memeluk Islam. Haji adalah manifestasi dari firman Allah:
" ...Dan Kami jadikan kamu berbangsa dan bersuku agar kamu saling mengenal ..." 
(Al-Hujarat:13)

  • Haji adalah madrasah, tempat penggemblengan yang mengantarkan manusia muslim ke peringkat yang lebih tinggi. Dengan haji ia dapat belajar mengerahkan potensi dengan kesabaran. Karena itu ia dianggap seutama-utama jihad.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar