Memenuhi panggilan Allah SWT untuk beribadah haji adalah dambaan bagi umat Islam. Berbagai cara yang baik dilakukan, bahkan menggunakan dana talangan. Tingginya minat jamaah haji di Indonesia membuat quota setiap tahun selalu penuh bahkan untuk 7 tahun mendatang. Artinya jika kita mendaftar tahun ini untuk daftar tunggu 7 tahun ke depan. "Jika tidak segera mendaftar, mau ngantri berapa lama lagi!", tutur salah seorang jamaah haji.
Setelah sekian lama dinanti, tibalah tahun keberangkatan, namun sangat dipastikan biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) yang ditetapkan pemerintah selalu lebih tinggi dibanding uang yang telah kita setorkan ketika menebus porsi haji di DEPAG. Hal ini membuat calon jamaah haji harus “merogoh kantong” lagi untuk melunasi BPIH dan memenuhi syarat beribadah haji. Dengan kondisi seperti ini tidak jarang jamaah haji harus menjual asetnya guna melunasi BPIH, sebab jika tidak bisa terpenuhi maka daftar tunggunya diundur hingga tahun berikutnya.
Global Infinite menyikapi keadaan ini dengan penuh kecermatan dan kehati-hatian hingga akhirnya menemukan cara untuk memudahkan calon jamaah haji dalam pelunasan BPIH bahkan mendapatkan hasil tambahan walaupun tanpa memanfaatkan sistem network marketingnya.
Agar tidak terjadi akad yang menyalahi hukum syariat Islam, maka perlunya ditetapkan standard operating procedure dari setiap transaksi dan pendefinisian yang benar dari setiap kegiatan.
CARA UMUM MEMENUHI IBADAH HAJI
- TUNAI
- Calon Jamaah Haji menyetorkan dana Rp. 25 juta untuk menebus nomor porsi haji di Kandepag daerah setempat.
- Sangat dipastikan bahwa kuota haji yang didapatkan adalah untuk beberapa tahun ke depan (bahkan di beberapa daerah lain bisa mencapai 7 tahun mendatang).
- Ketika pemerintah menetapkan BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) di tahun pemberangkatan, sangat dipastikan melebihi dari dana yang telah disetorkan. Hal ini membuat calon jamaah haji harus menambahkan dana untuk memenuhi BPIH. Jika asumsi BPIH di 5 tahun mendatang adalah 35 juta, maka calon jamaah haji harus menambahkan 10 juta!
- DANA TALANGAN
- Calon Jamaah Haji menyetorkan dana antara Rp. 3,5 juta s.d Rp. 4 juta di Bank Syariah yang terdiri dari :
- Tabungan awal (variatif)
- Setoran Porsi Haji Rp. 1 juta
- Ujrah tahun pertama (variatif)
- Biaya Admin (variatif)
- Bank Syariah memberikan dana talangan Rp. 24 juta untuk menebus porsi haji di Kandepag.
- Calon Jamaah Haji mengangsur dana talangan tersebut dengan interval waktu 1 s.d 5 tahun dengan biaya ujrah setiap tahunnya yang berlaku tetap tanpa pengurangan meskipun jumlah dana talangan berkurang.
- Setelah lunas dan menunggu kuota pemberangkatan di 5 tahun mendatang, calon jamaah haji harus menambahkan dana untuk memenuhi BPIH yang telah ditetapkan pemerintah.
- Calon Jamaah Haji menyetorkan dana antara Rp. 3,5 juta s.d Rp. 4 juta di Bank Syariah yang terdiri dari :
Sekarang kita bandingkan dengan program Global Infinite :
CARA PROGRAM HAJI DAN UMRAH MANDIRI SEJAHTERA
- TUNAI
- Calon jamaah haji menyetorkan Rp. 25 juta untuk menebus porsi haji di Kandepag melalui BTN Syariah
- Sangat dipastikan bahwa kuota haji yang diperoleh minimal untuk 5 tahun ke depan
- Ketika tahun pemberangkatan tiba, calon jamaah haji TIDAK PERLU menambahkan dana untuk pelunasan BPIH, karena Global Infinite akan memberikan dana tambahan untuk pelunasannya (maksimal BPIH 35 juta)
- DANA TALANGAN
- Calon jamaah haji menyetorkan minimal Rp. 5 juta untuk menebus porsi haji di Kandepag dengan menggunakan dana talangan dari BTN Syraiah
- Sangat dipastikan bahwa kuota haji yang diperoleh minimal untuk 5 tahun ke depan
- Calon jamaah haji mengajukan Qardh Al-Hasan di BMT Global Insani maksimal Rp. 20 juta (Tanpa agunan atau jaminan)
- Calon jamaah haji mengangsur Qardh Al-Hasan selama 1 s.d 3 tahun (Tanpa Ujrah Tahunan)
- Ketika tahun pemberangkatan tiba, calon jamaah haji TIDAK PERLU menambahkan dana untuk pelunasan BPIH, karena Global Infinite akan memberikan dana tambahan untuk pelunasannya (maksimal BPIH 35 juta)
Manfaat dan Kelebihan bagi Calon Jamaah Haji Program Haji dan Umrah Mandiri Sejahtera :
- Nasabah mendapatkan porsi haji sejak pendaftaran program.
- Pelunasan BPIH di tahun pemberangkatan (minimal 5 tahun) dilakukan oleh Global Infinite (maksimal BPIH 35 juta)
- Nasabah mendapatkan bagi hasil tambahan (setelah pelunasan BPIH) yang di berikan dari BMT Global Insani
- Bagi nasabah yang menggunakan dana talangan, maka nasabah mengangsur lebih kecil (hanya 20 juta)
- Angsuran Qardh Al-Hasan tidak dikenakan ujrah tahunan*
- Nasabah telah berinfaq Rp. 500.000 untuk program Dhuafa yang dilaporkan secara berkala melalui program CSR
- Nasabah mendapatkan buku tabungan BMT Global Insani senilai Rp. 3.500.000,- sebagai DP Umrah yang berlaku tanpa batas waktu dan pembatalan
- Nasabah mendapatkan salah satu souvenir G-Tech seharga Rp. 1.500.000 yang sangat bermanfaat
- Manfaat pengembangan bisnis :
- Bonus referensi program Haji dan Umrah Mandiri Sejahtera Rp. 1.000.000 per jamaah (biasanya KBIH yang mereferensikan jamaah haji ke Bank Syariah hanya Rp. 150.000). Hanya dengan merubah cara pendaftaran, yaitu melalui Global Infinite maka KBIH mendapatkan fee referensi sangat besar!
- Bonus Umrah GRATIS bagi yang berhasil memiliki 20 jamaah haji di jaringan bisnis Anda (TIDAK ADA SYARAT GENERASI) yang tersusun 10-10 kiri dan kanan.
- Bonus Cycle Manager 4 juta CASH
- Bonus Cycle Director 45 juta CASH
- Dan masih sangat banyak manfaat lainnya ketika Anda mau mengembangkan bisnis
Semoga program ini menjadi solusi bagi bangsa.. Amin.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar