- Membersihkan diri dari dosa dan kesalahan baik langsung kepada Allah SWT. maupun kepada sesama manusia.
- Mempersiapkan mental utk mengikuti seluruh rangkaian ibadah haji yang memerlukan ketangguhan, keikhlasan dan ketawakkalan atau kepasrahan kepada Allah SWT.
- Mempersiapkan biaya, baik selama dalam perjalanan haji, maupun untuk nafkah keluarga yang ditinggalkan.
- Melaksanakan kewajiban-kewajiban yang berhubungan dengan harta kekayaan, seperti zakat, nadzar, hutang, infaq dan shadaqah.
- Melaksanakan janji yang pernah dinyatakan.
- Menyelesaikan segala urusan yang berhubungan dengan keluarga.
- Memohon do'a restu kepada kedua orang tua (jika masih hidup)
- Mempersiapkan ilmu dan pengetahuan agama, khususnya manasik haji.
- Menjaga kesehatan dan mempersiapkan obat-obatan pribadi selama dalam perjalanan haji.
- Mempersiapkan beberapa perlengkapan yang dianggap perlu, diantaranya :
Perlengkapan Priaa. Baju sehari-hari secukupnya b. Kain Ihram 1 atau 2 stel c. Ikat pinggang d. Keperluan mandi e. Kain sarung, 2 buah
Perlengkapan Wanitaa. Mukena atas saja, minimal 2 buah b. Tunik putih atau rok putih utk ihram 2 buah c. Baju sehari-hari secukupnya d. Tudung atau Mukena pendek untuk sehari-hari 2 buah e. Kaos kaki sekitar 6 pasang
Perlengkapan unruk Pria dan Wanitaa. Mantel utk tidur (bagi yang tidak kuat AC) b. Selimut tipis c. sandal jepis 2 pasang d. Tudung atau Mukena pendek untuk sehari-hari 2 buah e. Kaos kaki sekitar 6 pasang f. Sepatu sandal atau sepatu tertutup yang tdk mudah lepas g. Obat-obatan pribadi h. Kantong plastik (kresek) sekitar 10 buah i. Gunting kecil utk Tahallul j. Payung k. Senter l. Biaya utk dam, kurban dsb.
Haji adalah rukun islam yang ke-5, sayangnya karena ada label 'bagi yang mampu' maka banyak yang merasakan dirinya tidak mampu. Blog ini akan membuat anda merasa mampu menunaikan haji.
Dan berserulah kepada manusia untuk mengerjakan haji, niscaya mereka akan datang kepadamu dengan berjalan kaki, dan mengendarai unta yang kurus yang datang dari segenap penjuru yang jauh.{QS Al-Hajj 22:27}
Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.{QS Ali Imran 3:97}
Persiapan Haji
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar